Tampilkan postingan dengan label Ikramul Muslimin (Memuliakan Sesama Saudara Muslim). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ikramul Muslimin (Memuliakan Sesama Saudara Muslim). Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Agustus 2012

Keutamaan Salam

  • Dari Abu Darda r.a. berkata, Rasulullah Shalallaahu 'Alayhi Wasallam. Bersabda, “Sebarkanlah salam, supaya kalian mencapai ketinggian.” {Hr.Thabrani dan isnadnya hasan- Majma’uz Zawaa’id VIII/68}

  • Dari Abu Hurairah r.a. berkata, “Aku mendengar Rasulullah Shalallaahu 'Alayhi Wasallam. Bersabda, “Kalain tidak akan memasuki surga sehingga kalian beriman, kalian belum beriman mukmin sehingga kalian saling mencintai (satu sama lain).Maukah aku tunjukan pada kalian suatu (amal) yang apabila kalian melakukannya, niscaya kalian kan saling mencintai? Yaitu sebarkanlah salam di antar kalian.” {Hr.Muslim, Bab Penjelasan Bahwa Tidak Akan Masuk Surga Kecuali Orang-Orang Beriman....,Hadits no.194}

  • Dari Abu Umamah r.a. berkata, Rasulullah Shalallaahu 'Alayhi Wasallam. Bersabda, “Sesungguhnya orang yang paling utama di sisi Allah ialah orang yang memulai (lebih dulu) dalam memberi salam.” {Hr.Abu Dawud} 

  • Dari Imran bin Hushain r.a. menceritakan, “Seorang lelaki datang kepada Nabi Shalallaahu 'Alayhi Wasallam. Dan mengucapkan salam :Assalamu’alaikum. Maka Rasulullah Shalallaahu 'Alayhi Wasallam. Pun menjawab salamnya, lalu orang itu duduk. Kemudian Rasulullah Shalallaahu 'Alayhi Wasallam. Bersabda, “Sepuluh (kebaikan dicatat untuknya). “Kemudian datang seorang lagi dan mengucaokan salam :Assalaamu ‘alaikum Warahmatullah. Beliau pun menjawab salamnya, lalu orang itu duduk.Kemudia Rasulullah Shalallaahu 'Alayhi Wasallam. Bersabda, “Dua puluh (kebaikan dicatat untuknya).” Sesudah itu seorang lelaki lagi dan mengucapkan :Assalamu’alaikum Warahmatullaahi wa barakaatuh. Beliau pun menjawab salamnya, lalu lelaki itu duduk. Kemudian Rasullah Shalallaahu 'Alayhi Wasallam, bersabda, “Tiga puluh (kebaikan di catat untuknya).” {Hr.Abu Dawud, Bab Bagaimana Memberi Salam, hadits no.5195}

  • Dari Abudullah r.a., dari Nabi Shalallaahu 'Alayhi Wasallam., bersabda, “Orang yang memulai (lebih dulu) memberi salam terlepas dari kibr (sombong).” {Hr.Baihaqi dalam Syu’abul iimaan VI/433}

Keutamaan Menjenguk Saudra Muslim



  • Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah Shalallaahu 'Alayhi Wasallam. Bersabda, “Barangsiapa menengok orang sakit atau mengunjungi saudaranya yang muslim, maka sang penyeru akan berseru kepadanya, “Beruntunglah engkau, beruntunglah langkah-langkahmu, dan engkau telah menyiapkan rumah di surga.” {Hr. Tirmidzi. Katanya, “Ini Hadits hasan gharib. “Bab Tentang Mengunjungi Saudara, hadits no. 2008}

  • Dari Anas bin Malik r.a. berkata, Rasulullah Shalallaahu 'Alayhi Wasallam. Bersabda, “Barangsiapa berwudhu dan menyempurnakan wudhunya, lalu pergi mengunjungi saudara muslimnya (yang sakit) semata-mata mengharap pahala dari Allah, maka ia akan dijauhkan dari neraka sejauh perjalanan tuju puluh kharif. Aku berkata, “Wahai Abu Hamzah! Apakah kharif itu? Ia menjawab “satu tahun”. {Hr.Abu Dawud, Bab Tentang Berkunjung Dalam Keadaan Berwudu, hadits no. 397}

  • Dari Anas bin Malik r.a. berkata, “Aku mendengar Rasulullah Shalallaahu 'Alayhi Wasallam. Bersabda, ‘Siapa saja yang mrnrngok orang sakit, maka sesungguhnya ia berenang-renang dalam rahmat Allah. Apabila ia duduk di samping orang sakit, maka ia tenggelam dalam rahmat Allah. Anas r.a. berkata, “Aku bertanya pada Rasulullah saw., “Ya Rasulullah, ini adalah bagi orang sehat yang menengok orang sakit, lalu apa yang diperoleh orang yang sakit?” Rasulullah saw. menjawab, “Dosa-dosanya akan dihapuskan.” {Hr. Ahmad III/174}

  • Dari Ali r.a. berkata, “Aku mendengar Rasulullah Shalallaahu 'Alayhi Wasallam. Bersabda, “Tidaklah seorang muslim yang mengunjungi seorang muslim lainnya (yang sedang sakit) satu pagi, melainkan 70.000 malaikat bershalawat (memohon rahmat) atasnya hingga waktu petang.Jika mengunjunginya petang hari, maka 70.000 malakiat bershalawat (memohon rahmat) atasnya hingga waktu pagi, dan ia memperoleh kebundalam Surga” {Hr.Tirmidzi. Katanya :”Ini hadits gharib hasan.” Bab Tentang Menengok Orang Sakit, hadits no. 1441} 

Sabtu, 23 Juni 2012

Hadits Berbakti Kepada ke Orang Tua




  1. Dari Abdullah bin Amr r.huma, dari Nabi Shalallaahu 'Alayhi Wasallam., beliau bersabda, "Ridha Allah ada pada keridhaan orang tua dan kemurkaan Allah ada pada kemurkaan orang tua."{Hr.Tirmidzi, Bab tentang Keutamaan Ridha kedua Orang Tua,hadits no.1889}

  1. Dari Anas bin Malik r.a. berkata, Rasulullah Shalallaahu 'Alayhi Wasallam. bersada, "Barangsiapa yang ingin umur dipanjangkan dan rizkinya ditambah, maka hendaklah ia berbakti pada kedua ibu bapaknya, dan hubungkanlah silaturahmi." {Hr.Ahmad III/266}

  1.  Dari Mu'adz r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah Shalallaahu 'Alayhi Wasallam. bersabda, "Barangsiapa yang berbakti kepada kedua ibu bapaknya, maka beruntunglah ia karena Allah menambah umurnya."{Hr.Hakim,katanya,"Ini Hadits shhih isnad, tetapi keduanya tidak meriwayatkannya." Disepakati oleh adz Dzahabi IV/154}

Jumat, 22 Juni 2012

Hadits Tentang Marah


Dari Abu Hurairah r.a. menceritakan bahwa seorang lelaki pernah berkata kepada Rasulullah saw., "Berilah saya nasihat! "Beliau saw. bersabda, "Janganlah marah!" Orang itu mengulang permintaannya beberapakali.Namun Rasulullah saw. tetap menjawab,"Janganlah marah"{Hr.Bukhari,Bab Berhati-hati Dari Marah,hadits no.6116}